Ketahui Cara Merawat Behel Gigi Agar Senantiasa Bersih dan Rapi

Bagi sebagian orang, penampilan merupakan hal yang wajib untuk diperhatikan. Tak hanya penampilan dalam berbusana atau ber-make up, penampilan gigi juga menjadi salah satunya. Salah satu cara untuk mempercantik atau merapikan gigi agar terlihat apik ialah dengan memasang behel gigi.

Tips Merawat Behel Gigi Dengan Benar

Sayangnya, menggunakan behel gigi tidak semudah yang dikira. Awalnya pasti ada rasa sakit atau tidak nyaman saat pertama kali memasangnya karena gigi dan mulut pasti butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan benda asing yang tiba-tiba masuk. Kemudian baru lama-kelamaan pengguna behel akan terbiasanya.

Namun, hal itu tidak sampai di situ saja, apabila behel sudah terpasang dengan rapi, selanjutnya yang harus dilakukan pengguna behel ialah merawat behel dan gigi agar gigi tetap bersih, putih, dan tidak menginfeksi mulut. Jika kamu merupakan salah satu pengguna behel, artikel cara merawat behel gigi agar senantiasa bersih dan rapi ini cocok untuk kamu simak.

  1. Hindari Makanan Minuman yang Menjadi Musuh Gigi yang Berbehel
Behel Gigi
Behel Gigi – Foto : bingung.my.id

Orang yang giginya berbehel dengan yang tidak berbehel pasti berbeda dalam mengunyah dan mengolah makanan di mulut. Untuk yang giginya dibehel sebaiknya hindari makanan yang teksturnya keras atau lengket, seperti apel, permen, popcorn, atau permen karet, dan minuman bersoda.

Larangan itu bukan tanpa sebab, makanan yang teksturnya keras bisa berpotensi melepaskan atau menggeser letak behel dari gigi, bahkan apabila behel terlepas dan kawatnya mencuat, itu bisa melukai gusi, pipi bagian dalam, atau bagian mulut yang lain. Kalau pun kamu ingin memakan apel atau makanan keras yang lain, potong saja makanan itu kecil-kecil atau tipis-tipis.

Untuk makanan yang teksturnya lengket itu dapat mengakibatkan gula atau sisa makanannya tertinggal kawat gigi atau di gigi yang tertutupi oleh kawat behel yang nantinya bisa susah dalam membersihkan gigi, sehingga akan menyebabkan plak yang dapat menumpuk di sana.

Bagi kamu yang suka minum minuman bersoda, sementara kamu menggunakan behel, sebaiknya hentikan dulu kebiasaan minum itu. Karena minuman bersoda menjadi salah satu minuman yang menimbulkan plak, membuat gigi menjadi sensitif karena permukaan gigi juga dirusak, dan berdampak negatif pada perekat behel. Selain itu, apabila bahan behel kamu terbuat dari kawat, dapat berpotensi rusak apabila terus-terusan bertemu dengan soda.

Oleh karena itu, sebaiknya mengonsumsi saja makanan yang teksturnya halus, lembut, atau lembek seperti yogurt, es krim, atau pudding karena tidak perlu khawatir akan ada sisa makanan yang tersangkut di gigi yang tertutupi kawat, jika pun ada, membersihkannya pun tidaklah sulit.

10 Merk Pasta Gigi Herbal Terbaik untuk Gigi Kuat dan Bersinar Tahun 2020  

  1. Menggunakan Sikat dan Pasta Gigi Khusus
Sikat gigi khusus behel
Sikat gigi khusus behel – Foto : iprice.co.id

Sebaiknya, kamu si pengguna behel gigi, hendaknya memakai sikat dan pasta gigi yang berbeda dengan orang yang tidak memakai behel gigi. Untuk sikat gigi, pilihlah sikat gigi yang dimodelkan khusus untuk pengguna behel gigi yang memiliki bulu sikat halus dengan model sikat menyesuaikan bentuk gigi berkawat.

Untuk pasta gigi yang dipakai, pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride yang mana zat fluoride itu akan membuat gigi lebih tahan terhadap asam yang dihasilkan dari makanan atau minuman yang telah dikonsumsi. Selain itu, karena kerusakan gigi berisiko lebih besar pada pengguna behel, zat fluoride ini dapat menggantikan mineral yang rusak pada saat awal kerusakan gigi.

  1. Flossing Gigi
Flossing behel gigi
Flossing behel gigi – Foto : drg.dionella.net

Flossing merupakan salah satu cara untuk membersihkan gigi dari plak atau sisa makanan yang menempel selain dengan menggosok gigi, yaitu dengan membersihkan gigi dengan benang atau dental floss.  Dengan  flossing, kamu bisa menjangkau sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Cara melakukan flossing sangatlah mudah, kamu tinggal menyediakan benang gigi atau dental floss lalu letakkan di antara behel dan gigi, setelah itu kamu tinggal menggosok dental floss naik turun di sela-sela gigi dengan pelan. Sayangnya kegiatan ini masih dianggap tidak penting dan membuang-buang waktu oleh sebagian orang.

  1. Rajin Menggosok Gigi
Menyikat gigi behel
Menyikat gigi behel – Foto : doktersehat.com

Menggosok gigi biasanya dianjurkan dua kali sehari, yaitu saat pagi dan malam sebelum tidur. Namun, hal itu sebaiknya ditambahi jika kamu menggunakan behel, sebaiknya setelah setiap makan kamu hendaknya menggosok gigi agar tidak ada sisa-sisa makanan yang tersangkut di behel atau sela gigi.

  1. Menggosok Gigi dengan Benar
Menggosok behel gigi dengan benar
Menggosok behel gigi dengan benar – Foto : alodokter.com

Selain rajin menggosok gigi, kamu juga harus menggunakan teknik gosok gigi dengan benar. Hal ini bertujuan agar bulu sikat gigi dapat menjangkau sela-sela gigi. Teknik menggosok gigi yang benar ialah dengan gerakan memutar atau melingkar di setiap gigi. Mulai dari gigi bagian atas, bawah, hingga sekitar bracket atau kawat gigi.

  1. Menggunakan Obat Kumur
Kumur-kumur
Kumur-kumur – Foto : sehatq.com

Walaupun menggunakan obat kumur tidak seefektif menggosok atau flossing dalam membersihkan gigi, namun dengan obat kumur dapat memaksimalkan kebersihan behel dan gigi setelah menggosok gigi dan flossing. Sisa-sisa makanan yang menempel di gigi dapat dibilas dengan obat kumur.

Sebaiknya kamu juga memilih obat kumur yang mengandung fluoride. Jika kamu ingin lebih hemat, kamu juga bisa berkumur dengan menggunakan bahan alami, seperti garam.

  1. Konsumsi Makanan Minuman yang Banyak Mengandung Vitamin C
Konsumsi vit C
Konsumsi vit C – Foto : health.detik.com

Karena adanya gesekan antara gusi atau pipi bagian dalam dengan bracket atau kawat gigi, serta kurangnya kebersihan dalam merawat gigi dapat berpotensi menyebabkan sariawan bahkan peradangan pada gusi. Oleh karena itu, sebaiknya perbanyaklah konsumsi vitamin C untuk menyembuhkan dan mencegah sariawan di mulut.

  1. Menggunakan Orthodontic Wax
Orthodontic Wax
Orthodontic Wax – Foto : orthodonticproductsonline.com

Orthodontic Wax atau lilin ortodonti ini merupakan lilin yang digunakan untuk menghindari adanya kawat gigi yang menusuk gusi atau pipi bagian dalam agar tidak menimbulkan luka.

Pemakaian lilin ortodonti ini ialah dengan menempelkan bola lilin pada kawat atau bracket yang menusuk dengan menggunakan ujung jari, lalu tekan perlahan sampai kawat gigi yang terasa menusuk tadi tertutupi oleh lilin ortodonti. Lilin ortodonti ini juga bisa digunakan untuk mencegah timbulnya sariawan.

  1. Memeriksakan Gigi ke Dokter Gigi Secara Teratur
Periksa ke dokter
Periksa ke dokter – Foto : honestdocs.id

Selama behel masih terpasang di gigi kamu, selama itu juga kamu harus memeriksakan gigi ke dokter gigi yang menanganimu secara teratur. Hal itu bertujuan agar dokter gigi dapat memantau perkembangan gigi kamu sekaligus mengganti kawat juga karet gigi yang memang harus diganti secara berkala.

Skincare Rekomendasi Liah Yoo Untuk Atasi Jerawat

Pada umumnya dokter gigi biasanya menyuruh untuk datang setiap tiga minggu sekali atau bisa lebih sering lagi tergantung ada tidaknya permasalahan pada gigi atau karena tergantung fase perawatan giginya. Jikalau waktu untuk kontrol belum tiba dan kamu sudah merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan behel atau gigimu, kamu bisa langsung menemui dokter gigi untuk memeriksakannya.

Demikian informasi mengenai cara merawat behel gigi agar senantiasa bersih dan rapi. Semoga dengan informasi ini kamu bisa lebih memperhatikan perawatan gigi dan behel kamu agar tetap sehat, bersih, dan rapi.